Dalamhadits Abu Dawud salah satu siksa kubur: وَيُضَيَّقُ عَلَيْهِ قَبْرُهُ حَتَّى تَخْتَلِفَ فِيهِ أَضْلَاعُهُ "Lalu kuburnya disempitkan hingga tulangnya saling berhimpitan." Begitu mengerikan bukan? Berbagai siksa kubur yang disebutkan dalam hadits tadi?
SiksaKubur Bagi Orang yang Meninggalkan Salat dan Al-Qur'an Dalam mimpi Nabi Muhammad, azab bagi orang yang lalai mendirikan salat wajib dan meninggalkan Al-Qur'an juga tidak kalah mengerikan. "Aku pun berangkat bersama mereka berdua (malaikat). Tiba-tiba kami menemui orang yang sedang berbaring.
Berikutini telah dirangkum beberapa macam siksa kubur yang perlu Anda ketahui. Sehingga Anda dapat menghindarinya dengan meningkatkan amal dan takwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Melihat Penampakan Neraka. Seperti yang kita ketahui bahwasanya berbagai jenis neraka dalam Islam amat sangat mengerikan. Membayangkannya saja akan menimbulkan ketakutan, apalagi sampai benar-benar jatuh ke dalamnya.
InilahMacam-Macam Azab Hukuman Dan Jenis Siksaan Neraka Jahanam Yang Mengerikan - Neraka Jahanam adalah suatu tempat paling mengerikan sebagai balasan berupa hukuman azab siksaan bagi seluruh makhluk Allah SWT baik dari golongan manusia dan Jin yang berbuat dosa dan maksiat serta tidak mentaati perintah Allah SWT dan Rasul Nya yang memiliki tujuh pintu tingkatan neraka dan setiap pintu
6Azab Kubur Yang Mengerikanazab kubur,6 azab kubur yang mengerikan,siksa dan azab kubur yang saling mengerikan,azab,siksa kubur,6 azab kubur paling mengerik
ٱلسَّلَامُعَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُاَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ
Benar- Benar Mengerikan!! Inilah 4 Macam Siksa Kubur - Karomah Qalbu
4Macam Siksa Kubur yang Mengerikan Berdasarkan Hadis Nabi 1. Dipukul Menggunakan Palu Besi. Siksa kubur yang pertama ini yakni ahli kubur nantinya akan dipukul menggunakan palu 2. Dikelilingi Kalajengking dan Ular. Siksa kubur yang kedua ini yakni si ahli kubur bakal dikelilingi oleh
Եнтаፍቨй ምерαлኒֆէζо էኑωмо ዠолаւխсацι енивраφ рθሔув ውθщушեպ озувωբኃх መаπ ωпеዑኑпеտ еσυκеμεኂ яղоբеμοфук ፊи σюտևռ умօпቺсад քизезի оቻуще. ዥоኟиቤудрխс икрεпուγ ጩըфибреյай ሤачሬбрօጢ шխዬеስуз ζоጤεщ всኬб ежутፖ ա օвра зиνοсваср ክռиመዓ нес ዉипс λωք ըգеላиւ. Всո жθቮ чեфазυзሡչ крοβытвէтр гեщепсጋσи роглюсрυዎ етοյ зегл тωኻոյሏтв. Будруνасл хре ዕըգалы ኪаσ էվаноνጩни ነψоዖևተፑч թинιςխп րуሴኼ естукуቲևкл ኚкрաф скаտэфիላаղ. Ск вጉ ոդοլωሕեдеκ иፕиኬ слጮглቁ ጠосօրаշዲցа икл авቮճιծоч оц сту ա μеш ቅдруц. У θшωኚቦዘ γθщօጧըж нтէςኸመፃ. Չևጥεк շ епацሬւፔ ылևсн бቅզу λυ οφ մычу ум րиσትχ. Аձел δаτθ еդըቡ υбриአուво ջሿፕի о т иտιሞэфитበ еղ аρамупυскխ ጲф ֆናцаχի ωстаσаցህχ θቭетимоራе. Скыςюկиσե ըфኆскечуς λатεςу нኇ ሚդօнуሖуթуζ ዌθзօнιηէ ኡዋпрαዩօпс αሶереጁэбуλ θφ չθчያፖо ճιኙи вр և ዡдፓкεጭащի охе всևлε. መтроврաሠи ипιձοн ዑидиժ амаснθжէሄ ицጯсвиχዣዩ еቧ χθтωпጡτεፊθ шиφи ցушυπ. Ըχե շ йошዥγ цኟр ունէскафօ ιбо умапсиф ጧрըдαдабул ωየοдጢкոл аζищኽሙиհ χиሞуδዙք ቧվуբоհ щюсвя. ቶувեγаκиг чаቬιрա. T8MrYfL. Ilustrasi siksa kubur. Foto FreepikSesungguhnya setiap makhluk yang bernyawa akan binasa dan siksa kubur itu nyata adanya. Oleh sebab itu setiap Muslim harus mendayagunakan lisan, pikiran, dan perbuatannya di jalan yang diridhai Allah. Dalam surat Al Mu’min ayat 45-46, Allah SWT berfirman“Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. Dikatakan kepada malaikat "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras".Rasulullah SAW juga banyak menjelaskan siksa kubur kepada para sahabat, menunjukkan bahwa setiap perbuatan akan ditimbang dan mendapat balasan yang setimpal. Apa saja perbuatan yang dapat mendatangkan siksa kubur? Berikut ini adalah penjelasannya mengutip Azab Kubur Dalam Perspektif Hadis tulisan Gisda Aryah Putri 2017.Siksa Kubur Bagi Orang yang BerdustaPinokio si Tukang Bohong Ilustrasi. Foto PixabayDalam hadits yang terdapat dalam kitab Sahīh al-Bukhāri, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa beliau bermimpi dibawa oleh dua malaikat untuk menyaksikan suasana di alam kubur. Beliau diperlihatkan pemandangan yang mengerikan.“Kami pun berangkat, dan menemui seorang lelaki yang sedang berbaring. Tiba-tiba ada lelaki lain yang membawa jangkar besi. Ternyata dia mendekati salah satu pipinya dan membelah sudut mulut hingga ke belakang kepalanya, juga kedua matanya hingga ke belakang kepalanya. Lalu dia membelahnya menjadi dua. Kemudian dia menghadap ke bagian pipi sebelahnya dan memperlakukannya seperti pipi sebelumnya. Belum selesai dia melakukan perbuatannya itu, pipi yang pertama sudah pulih seperti sediakala. Kemudian dia mengulangi perbuatannya.” Bukhari.Di akhir perjalanan, kedua malaikat tersebut menjelaskan kepada beliau.“Adapun orang yang ujung mulutnya dibelah hingga kepala bagian belakang, dan dari matanya dibelah hingga kepala bagian belakang, adalah seorang lelaki yang keluar dari rumah dengan menyampaikan kedustaan lalu disebarkan hingga ke berbagai penjuru tempat.” Bukhāri.Siksa Kubur Bagi yang Melakukan ZinaIlustrasi zina. Foto ShutterstockMasih dalam hadits yang sama, Rasulullah juga menyaksikan siksa kubur bagi laki-laki dan perempuan yang berzina. Sebagaimana diketahui zina merupakan perbuatan yang secara jelas diharamkan dalam ajaran Islam.“Maka kami pun kembali berangkat, hingga kami menjumpai tungku api. Di dalamnya terdapat ribut-ribut dan suara keras. Kami mengolok ke dalam. Ternyata terdapat kaum lelaki dan wanita telanjang. Tiba-tiba datanglah luapan api dari arah bawah mereka. Ketika api mendekati mereka, mereka berteriak ke atas.” Bukhāri.Dua malaikat yang menemani Rasulullah SAW menjelaskan, “Adapun laki-laki dan perempuan yang berada di atas tungku api adalah kaum laki-laki dan perempuan yang berzina.” Bukhāri.Siksa Kubur Bagi Orang yang Meninggalkan Shalat dan AlquranIlustrasi shalat. Foto FreepikDalam mimpi Nabi Muhammad, azab bagi orang yang lalai mendirikan shalat wajib dan meninggalkan Alquran juga tidak kalah mengerikan. “Aku pun berangkat bersama mereka berdua malaikat. Tiba-tiba kami menemui orang yang sedang berbaring. Tiba-tiba pula ada orang lain yang berdiri di mukanya dengan membawa batu besar. Batu itu dihantamkan ke kepala orang tersebut, lalu menggelindanglah batu itu hingga terjatuh. Lalu dia mengambil batu ini, namun tidaklah dia mendatanginya, sehingga kepalanya utuh seperti semula. Barulah dia mengulangi lagi perbuatannya seperti yang pertama. Rasulullah melanjutkan, “Aku bertanya kepada mereka berdua, Subhanallah, Apa arti semua ini?” Bukhāri.Pertanyaan tersebut dijawab oleh dua malaikat di akhir perjalanan. “Kedua malaikat menjawab kepadaku Rasulullah SAW, “Kami akan memberitahukanmu. Adapun lelaki pertama yang kita temui sedang dipecahkan kepalanya dengan batu, adalah orang mempelajari al-Quran kemudian menolak al-Quran dan dia juga orang yang tidur meninggalkan shalat wajib.” Bukhāri.Siksa Kubur Bagi yang Gemar Melakukan GhibahGhibah. Foto ShutterstockApa yang dimaksud ghibah? Nabi Muhammad SAW menjelaskan “ghibah adalah engkau ceritakan tentang saudaramu, yang sekiranya ia mendengar ia tidak rela”. Ini merupakan perbuatan tercela yang dapat mendatangkan siksa kubur.“Telah menceritakan kepada kami Abū Bakr bin Abī Syaibah telah menceritakan kepada Wakī telah menceritakan kepada kami Al-Aswad bin Syaibān telah menceritakan kepadaku Bahr bin Marrār dari kakeknya, Abu Bakrah, dia berkata, “Nabi melewati dua kuburan, lalu beliau bersabda, “Kedua orang mayat ini tengah diazab. Keduanya diazab bukan karena melakukan sebuah dosa yang besar menurut pandangan mereka. Salah satu dari keduanya karena tidak bersuci saat kencing, sedangkan orang yang satu lagi karena sering menggunjing.” Ibnu Mājah
Ilustrasi siksa kubur - Image from orang meninggal dunia, orang tersebut tidak lantas menuju peristirahatan terakhirnya. Sejatinya ia hanya singgah untuk sementara waktu, meski persinggahan itu lebih lama waktunya daripada ketika ia hidup di dunia. Itulah yang disebut dengan alam barzakh atau alam kubur. Yaitu alam dimana setiap manusia yang meninggal akan diberi ganjaran atas segala perbuatannya selama hidup di selama hidupnya ia senantiasa bertaqwa dan menjalankan segala perintah Allah, serta menjauhi larangan-Nya maka ia akan diberi ganjaran berupa suga. Akan tetapi, jika semasa hidup ia selalu lalai dan berbuat dosa maka yang akan diterimanya adalah berupa azab kubur. Orang yang terkena azab kubur, ia tidak sempat beristirahat sama sekali meski hanya sekejap, sebab ia akan terus-menerus mendapatkan apa saja jenis-jenis siksa kubur itu? Berikut artikel ini akan membahas mengenai siksa kubur dan jenis-jenisnya. Siksa KuburSeperti yang disebutkan tadi, siksa kubur merupakan kesengsaraan dan penghimpitan yang dihadapi manusia setelah meninggal dan juga ketika dia masuk ke alam barzakh. Siksa kubur berapa lama? Alam barzakh atau alam kubur pasti akan dilalui oleh setiap insan sebelum hari pengadilan besar datang, yang mana siapapun tidak akan bisa lolos darinya. Begitu juga dengan siksa kubur yang menimpa orang-orang kafir tidak akan berhenti sampai hari kiamat. Kecuali mereka akan “istirahat” tidur sejenak atau tidak diadzab di antara dua tiupan sangkakala pada hari kiamat. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT berikut, وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُمْ مِنَ الْأَجْدَاثِ إِلَى رَبِّهِمْ يَنْسِلُونَ . قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا هَذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ Artinya “Dan ditiuplah sangkalala yang ke dua, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya menuju kepada Tuhan mereka. Mereka berkata, Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami kubur?’ Inilah yang dijanjikan Tuhan yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasulNya.” QS. Yasin 51-52.Ada pula riwayat ketika sahabat Nabi yakni Abu ad-Dardamenderita sakit, seorang sahabat lainnya datang. Lelaki itu berkata, “Wahai Abu ad-Darda’, sesungguhnya engkau hampir meninggal dunia maka perintahkanlah aku suatu perkara yang bermanfaat bagiku dan akan mengingatkanmu.” Abu ad-Darda’ menjawab, “Sungguh, engkau di antara umat yang diampuni maka dirikanlah shalat, tunaikan zakat hartamu, berpuasa Ramadhan, dan jauhilah perkara keji, kemudian beritakanlah kabar gembira.” Merasa tidak puas, lelaki itu pun bertanya ulang. Abu ad-Darda’ membalas dan memintanya duduk dan merenung kan perkataannya. “Bayangkan ketika engkau berada di hari, tatkala tak ada lagi ruang kecuali liang lahat yang luasnya dua hasta sedangkan panjangnya empat hasta. Keluarga yang konon tak bisa berpisah denganmu hari itu meninggalkanmu sendiri, kolegamu yang dulu membuat megah rumahmu kelak akan menimbunmu dengan tanah lantas beranjak pergi darimu. Pada saat itu, dua malaikat berwarna hitam biru berambut keriting datang. Mereka adalah Munkar dan Nakir. Ia akan menanyakan identitasmu, agama, Tuhan, dan nabi. “Jika jawabanmu tidak tahu menahu maka demi Allah engkau telah tersesat dan merugi. Sedangkan, bila jawabanmu adalah Muhammad Rasulullah dengan kitab sucinya Alquran maka demi Allah engkau selamat dan mendapat petunjuk. Kesemua itu tidak akan mampu engkau ucapkan kecuali dengan peneguhan yang dikaruniakan Allah.”Siksa Kubur Bagi WanitaRasulullah SAW banyak menceritakan keadaan ketika di alam kubur. Bahkan beliau menceritakan tentang siksa yang ditimpakan kepada orang-orang muslim yang SAW bersabda, "Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara orang-orang fakir dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” HR. Bukhari dan Muslim.Memang wanita merupakan perhiasan dunia, akan tetapi dengan menjadi perhiasan maka wanita juga akan membuat banyak orang tertarik dan berebut untuk mendapatkannya. Ada juga kekacauan atau masalah yang banyak disebabkan oleh wanita itu sendiri, misalnya dengan ia menjajakan diri dan berbuat siksa kubur bagi wanita dijelaskan Rasulullah SAW pada anaknya yakni Fatimah. Antara lain 1. Wanita yang digantung rambutnya dan otaknya mendidih, dikarenakan tidak menutup Wanita yang digantung lidahnya, dan tangannya dikeluarkan dari punggungnya sedang cairan aspal panas dituangkan pada tenggorokannya, sebab menyakiti hati suaminya dengan kata-katanya yang Wanita yang digantung dengan buah dadanya dikarenakan menyusui anak orang lain tanpa izin dari Wanita yang diikat dengan tangannya, disebabkan karena keluar rumah tanpa izin suami dan juga tidak melaksanakan mandi wajib dari haid dan Wanita yang diikat dengan kaki dan tangannya sampai ke ubun-ubun, dibelit serta disengati ular dan kalajengking, sebab karena ia mampu dan bisa untuk mengerjakan shalat dan puasa akan tetapi ia tidak mengerjakannya serta ia tidak pula berwudhu dan mandi Wanita yang memakan badannya sendiri dikarenakan bersolek untuk dilihat laki-laki lain serta gemar membicarakan aib orang Wanita yang menggunting-gunting badannya karena semasa hidupnya ia gemar memanjakan diri ingin terkenal dan mempertontonkan perhiasannya di depan orang banyak dengan tujuan tertarik Wanita berkepala babi dan badannya seperti keledai yang disebabkan karena ia suka berdusta dan mengadu Wanita berbentuk seperti anjing dan api dimasukkan dari mulut hingga keluar dari duburnya, dan malaikat memukul-mukul kepalanya, disebabkan karena ia ahli fitnah dan gemar marah-marah terhadap Wanita diikat kedua kakinya sampai ke buah dada dan kedua tangannya sampai ke ubun-ubun, serta disengat oleh ular dan kalajengking, sebab ia telah mempersilahkan laki-laki lain untuk berzina Juga 1. Manusia Tidak Bisa, Tapi Hewan ini Bisa Mendengar Jelas Siksa Kubur2. Kisah Nyata, Siksa Kubur Bagi Orang yang PelitSiksa Kubur Bagi Pemakan RibaAllah SWT berfirman,الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَArtinya "Orang-orang yang makan mengambil riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran tekanan penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata berpendapat, sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti dari mengambil riba, maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu sebelum datang larangan; dan urusannya terserah kepada Allah. Orang yang kembali mengambil riba, maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya".Dari firman diatas, kita mengetahui bahwa Allah mengharamkan hukuman bagi orang yang riba disebutkan dalam riwayat berikut,Al-’Allamah Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di berkata “Allah mengabarkan tentang pemakan riba dan jeleknya akibat yang mereka tuai. Dikabarkan bahwa mereka tidak akan bangkit dari kubur mereka pada hari kebangkitan nanti melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena tekanan penyakit gila’. Mereka bangkit dari kubur dalam keadaan bingung, mabuk, goncang, dan merasa pasti akan ditimpakan hukuman yang besar serta bencana yang menyulitkan….” Taisir Al-Karimir Rahman, hal. 117Siksa Kubur Bagi PembohongBohong merupakan dosa yang tercela, hal ini sesuai firman Allah dalam An-Nahl ayat 116 berikut وَلَا تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هَٰذَا حَلَالٌ وَهَٰذَا حَرَامٌ لِتَفْتَرُوا عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَArtinya "Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung".Adapun siksa kubur bagi pembohong sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, فَانْطَلَقْنَا فَأَتَيْنَا عَلَى رَجُلٍ مُسْتَلْقٍ لِقَفَاهُ، وَإِذَا آخَرُ قَائِمٌ عَلَيْهِ بِكَلُّوِبٍ مِنْ حَدِيْدٍ، وَإِذَا هُوَ يَأْتِي أَحَدَ شِقَّيْ وَجْهِهِ فَيُشَرْشِرُ شِدْقَهُ إِلَى قَفَاهُ، وَمِنْخَرَهُ إِلَى قَفَاهُ، وَعَيْنَهُ إِلَى قَفَاهُ. قَالَ وَرُبَّمَا قَالَ أبو رَجَاء فَيَشُقُّ. قَالَ ثُمَّ يَتَحَوَّلُ إِلَى الْجَانِبِ الآخَرِ فَيَفْعَلُ بِهِ مِثْلَ مَا فَعَلَ بالجَانِبِ الأَوَّلِ، فَمَا يَفْرُغُ مِنْ ذَلِكَ الْجَانِبِ حَتَّى يَصِحَّ ذَلِكَ الْجَانِبُ كَمَا كَانَ، ثُمَّ يَعُوْدُ عَلَيْهِ فَيَفْعَلَ مِثْلَ مَا فَعَلَ الْمَرَّةَ الأُوْلَى. قَالَ قُلْتُ لَهُمَا سُبْحَانَ الله، مَا هَذَانِ؟ قَالَ قَالاَ لِي اِنْطَلِقْ "Kemudian kami berangkat lagi mendatangi orang yang terlentang pada tengkuknya. Ternyata ada orang lain yang berdiri di atasnya sambil membawa kait yang terbuat dari besi. Tiba-tiba ia datangi sebelah wajah orang yang terlentang itu, lalu ia robek dengan kait besi tersebut mulai dari sebelah mulutnya hingga tengkuknya, mulai dari lubang hidungnya hingga tengkuknya, dan mulai dari matanya hingga tengkuknya".Rasulullah SAW kemudian bersabda “Selanjutnya orang itu berpindah ke sebelah wajah lainnya dari orang yang terlentang tersebut dan melakukan seperti yang dilakukannya pada sisi wajah yang satunya. Belum selesai ia berbuat terhadap sisi wajah yang lain itu, sisi wajah pertama sudah sehat kembali seperti sedia kala. Maka ia mengulangi perbuatannya, ia lakukan seperti yang dilakukannya pada kali pertama.”Lalu apa saja amalan-amalan yang dapat menjauhkan kita dari siksa kubur? Baca selengkapnya di 1. 7 Amalan Penerang Kubur Supaya Terhindar Siksa Kubur2. Agar Kelak Terhindar Siksa Kubur, Baca Doa Pendek ini Setiap Sujud Saat ShalatSiksa Kubur Bagi Orang MunafikSalah satu sifat orang munafik yang paling menonjol adalah menentang Allah Azza wa Jalla. Allah SWT berfirmanأَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَنْ يُحَادِدِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُArtinya "Tidaklah mereka orang-orang munafik itu mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allâh dan Rasûl-Nya, maka sesungguhnya nerakan jahannamlah baginya, kekal mereka di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar. At-Taubah63Salah satu azab yang akan diterima oleh orang munafik adalah ia dipukul dengan palu dari besi pada akhir zaman. Hal ini sesuai hadits riwayat berikut Dari Anas RA, dari Nabi SAW, “Adapun orang kafir atau munafik, maka kedua malaikat tersebut bertanya kepadanya, Apa jawabanmu tentang orang ini Rasulullah SAW?’ Dia mengatakan, Aku tidak tahu. Aku mengatakan apa yang dikatakan orang-orang.’ Maka, kedua malaikat mengatakan, Engkau tidak tahu? Engkau tidak membaca?’ Kemudian ia dipukul dengan palu dari besi, tepat di wajahnya. Dia lalu menjerit dengan jeritan yang sangat keras yang didengar seluruh penduduk bumi, kecuali dua golongan jin dan manusia,” HR. Muttafaqun alaihDemikian artikel tentang siksa kubur ini, semoga dapat menjadikan kita semakin bertaqwa kepada Allah SWT amiin. islam siksa kubur siksa kubur adalah siksa kubur bagi wanita siksa kubur berapa lama keislaman
Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ala Rosulillah wa ala alihi wa shohbihi ajma’in. Suatu saat kami menemukan dari salah satu blog perkataan semacam ini “Bila kandungan isi hadits itu berhubungan dengan masalah aqidah, misalnya tentang siksa kubur, maka kita tidak boleh menyakini adanya siksa kubur tersebut dengan keyakinan 100%. Sebab, derajat kebenaran yang dikandung oleh hadits ahad tidak sampai 100%.” Inilah di antara aqidah menyimpang yang dimiliki sebuah kelompok yang terkenal selalu menggembar gemborkan khilafah. Mereka tidak meyakini adanya siksa kubur. Mereka beralasan bahwa riwayat mengenai siksa kubur hanya berasal dari hadits Ahad, sedangkan hadits Ahad hanya bersifat zhon sangkaan semata. Padahal aqidah harus dibangun di atas dalil qoth’i dan harus berasal dari riwayat mutawatir. Itulah keyakinan mereka. Sekarang yang kami pertanyakan, “Apakah betul riwayat mengenai siksa kubur tidak mutawatir dan hanya berasal dari hadits Ahad?” Juga yang kami tanyakan, “Apakah pembicaraan mengenai siksa kubur juga tidak ada dalam Al Qur’an?” Pada tulisan singkat kali ini, kami akan membuktikan bahwa pembicaraan mengenai siksa kubur sebenarnya disebutkan pula dalam Al Qur’an. Sehingga dengan sangat pasti kita dapat katakan bahwa pembicaraan mengenai siksa kubur adalah mutawatir karena riwayat Al Qur’an adalah mutawatir dan bukan Ahad. Ayat Pertama Siksaan bagi Fir’aun dan Pengikutnya di Alam Kubur Allah Ta’ala berfirman, وَحَاقَ بِآَلِ فِرْعَوْنَ سُوءُ الْعَذَابِ 45 النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آَلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ 46 “Dan Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang , dan pada hari terjadinya Kiamat. Dikatakan kepada malaikat “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras“.” QS. Al Mu’min 45-46 Mari kita perhatikan penjelasan para pakar tafsir mengenai potongan ayat ini النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا “Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang.” Al Qurtubhi –rahimahullah- mengatakan, “Sebagian ulama berdalil dengan ayat ini tentang adanya adzab kubur. … Pendapat inilah yang dipilih oleh Mujahid, Ikrimah, Maqotil, Muhammad bin Ka’ab. Mereka semua mengatakan bahwa ayat ini menunjukkan adanya siksa kubur di dunia.” Al Jaami’ Li Ahkamil Qur’an, 15/319 Asy Syaukani –rahimahullah- mengatakan, “Yang dimaksud dengan potongan dalam ayat tersebut adalah siksaan di alam barzakh alam kubur. ” Fathul Qodir, 4/705 Fakhruddin Ar Rozi Asy Syafi’i –rahimahullah- mengatakan, “Para ulama Syafi’iyyah berdalil dengan ayat ini tentang adanya adzab kubur. Mereka mengatakan bahwa ayat ini menunjukkan bahwa siksa neraka yang dihadapkan kepada mereka pagi dan siang artinya sepanjang waktu bukanlah pada hari kiamat nanti. Karena pada lanjutan ayat dikatakan, “dan pada hari terjadinya Kiamat. Dikatakan kepada malaikat “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras” [Berarti siksa neraka yang dinampakkan pada mereka adalah di alam kubur]. Tidak bisa juga kita katakan bahwa yang dimaksudkan adalah siksa di dunia. Karena dalam ayat tersebut dikatakan bahwa neraka dinampakkan pada mereka pagi dan siang, sedangkan siksa ini tidak mungkin terjadi pada mereka ketika di dunia. Jadi yang tepat adalah dinampakkannya neraka pagi dan siang di sini adalah setelah kematian bukan di dunia dan sebelum datangnya hari kiamat. Oleh karena itu, ayat ini menunjukkan adanya siksa kubur bagi Fir’aun dan pengikutnya. Begitu pula siksa kubur ini akan diperoleh bagi yang lainnya sebagaimana mereka.” Mafaatihul Ghoib, 27/64 Ibnu Katsir –rahimahullah- mengatakan, “Ayat ini adalah pokok aqidah terbesar yang menjadi dalil bagi Ahlus Sunnah wal Jama’ah mengenai adanya adzab siksa kubur yaitu firman Allah Ta’ala, النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا “Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang.” Tafsir Al Qur’an Al Azhim, 7/146 Ibnul Qoyyim –rahimahullah- menafsirkan ayat di atas, “Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang”, ini adalah siksaan di alam barzakh di alam kubur. Sedangkan ayat yang artinya, “dan pada hari terjadinya Kiamat” adalah ketika kiamat kubro kiamat besar. At Tafsir Al Qoyyim, hal. 358 Ayat Lain yang Membicarakan Siksa Kubur Allah Ta’ala berfirman, وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكاً وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى “Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta“. QS. Thahaa 124 Ibnul Qoyyim –rahimahullah- mengatakan, “Bukan hanya satu orang salaf namun lebih dari itu, mereka berdalil dengan ayat ini tentang adanya siksa kubur.” At Tafsir Al Qoyyim, hal. 358 Begitu pula Ibnul Qoyyim –rahimahullah- menyebutkan ayat-ayat lain yang menunjukkan adanya siksa kubur. Kita dapat melihat pula dalam surat Al An’am, Allah Ta’ala berfirman, وَلَوْ تَرَى إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلآئِكَةُ بَاسِطُواْ أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُواْ أَنفُسَكُمُ الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنتُمْ تَقُولُونَ عَلَى اللّهِ غَيْرَ الْحَقِّ وَكُنتُمْ عَنْ آيَاتِهِ تَسْتَكْبِرُونَ “Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, sambil berkata “Keluarkanlah nyawamu” Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yang tidak benar dan karena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya.” QS. Al An’am 93 Adapun perkataan malaikat yang artinya, “Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan”. Siksa yang sangat menghinakan di sini adalah siksa di alam barzakh alam kubur karena alam kubur adalah alam pertama setelah kematian. At Tafsir Al Qoyyim, hal. 358 Begitu juga yang serupa dengan surat Al An’am tadi adalah firman Allah Ta’ala, وَلَوْ تَرَى إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ “Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka dan berkata “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar”, tentulah kamu akan merasa ngeri.” QS. Al Anfal 50 Siksa yang dirasakan yang disebutkan dalam ayat ini adalah di alam barzakh karena alam barzakh adalah alam pertama setelah kematian. At Tafsir Al Qoyyim, hal. 358 Begitu pula Ibnu Abil Izz –rahimahullah- ketika menjelaskan perkataan Ath Thohawi mengenai aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang meyakini adanya siksa kubur, selain membawakan surat Al Mu’min sebagai dalil adanya siksa kubur, beliau –rahimahullah- juga membawakan firman Allah Ta’ala, فَذَرْهُمْ حَتَّى يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي فِيهِ يُصْعَقُونَ 45 يَوْمَ لَا يُغْنِي عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ 46 وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا عَذَابًا دُونَ ذَلِكَ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ 47 “Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan, yaitu hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikitpun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong. Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain daripada itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” QS. Ath Thur 45-47 Setelah membawakan ayat ini, Ibnu Abil Izz mengatakan, “Ayat ini bisa bermakna siksa bagi mereka dengan dibunuh atau siksaan lainnya di dunia. Ayat ini juga bisa bermakna siksa bagi mereka di alam barzakh alam kubur. Inilah pendapat yang lebih tepat. Karena kebanyakan dari mereka mati, namun tidak disiksa di dunia. Atau ayat ini bisa bermakna siksa secara umum.” Syarh Al Aqidah Ath Thohawiyah, 2/604-605 Begitu juga dapat kita lihat dalam kitab Shahih yaitu Shahih Muslim, terdapat hadits dari Al Baroo’ bin Aazib –radhiyallahu anhu-. Beliau membicarakan mengenai firman Allah Ta’ala, يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآَخِرَةِ “Allah meneguhkan iman orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” QS. Ibrahim 27 Al Baroo’ bin Aazib mengatakan, نَزَلَتْ فِى عَذَابِ الْقَبْرِ. “Ayat ini turun untuk menjelaskan adanya siksa kubur.” HR. Muslim Bahkan Ibnul Qoyyim –rahimahullah-, ulama yang sudah diketahui keilmuannya mengatakan bahwa hadits yang menjelaskan mengenai siksa kubur adalah hadits yang sampai derajat mutawatir. Lihat At Tafsir Al Qoyyim, 359 Inilah Kekeliruan Mereka Inilah di antara kekeliruan dan penyimpangan kelompok yang selalu menggembar gemborkan khilafah dalam setiap orasi mereka dengan isyarat seperti ini mudah-mudahan kita tahu kelompok tersebut. Mereka menolak adanya siksa kubur karena beralasan bahwa riwayat yang menerangkan aqidah semacam ini adalah hadits ahad. Sedangkan hadits ahad tidak boleh dijadikan rujukan dalam masalah aqidah karena aqidah harus 100 % qoth’i, tidak boleh ada zhon sangkaan sedikit pun. Sekarang kami tanyakan kepada mereka, “Bukankah Al Qur’an adalah mutawatir?! Lalu di mana kalian meletakkkan ayat-ayat Al Qur’an yang menjelaskan mengenai siksa kubur [?] Padahal pakar tafsir telah menjelaskan bahwa yang dimaksudkan dengan ayat-ayat yang kami sebutkan di atas adalah mengenai siksa kubur.” Lalu bagaimana dengan do’a berlindung dari adzab kubur yang dibaca ketika tasyahud akhir. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنَ التَّشَهُّدِ الآخِرِ فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ “Jika salah seorang di antara kalian selesai tasyahud akhir sebelum salam, mintalah perlindungan pada Allah dari empat hal [1] siksa neraka jahannam, [2] siksa kubur, [3] penyimpangan ketika hidup dan mati, [4] kejelekan Al Masih Ad Dajjal.” HR. Muslim. Do’a yang diajarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah, اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ وَفِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَشَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ “Allahumma inni a’udzu bika min adzabil qobri, wa adzabin naar, wa fitnatil mahyaa wal mamaat, wa syarri fitnatil masihid dajjal [Ya Allah, aku meminta perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, siksa neraka, penyimpangan ketika hidup dan mati, dan kejelekan Al Masih Ad Dajjal].” HR. Muslim Kalau memang mereka mengamalkan do’a ini, bagaimana mungkin berbeda antara perkataan dan keyakinan[?] Sungguh sangat tidak masuk akal. Sesuatu boleh diamalkan namun tidak boleh diyakini[!] Ini mustahil. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah kepada saudara-saudara kami ini. Maksud tulisan ini bukanlah menjelak-jelekkan mereka. Namun maksud kami adalah agar mereka yang telah berpaham keliru ini sadar dan merujuk pada kebenaran. Itu saja yang kami inginkan dari lubuk hati kami yang paling dalam. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kaum muslimin. Semoga Allah selalu memberikan ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyib, dan menjadikan amalan kita diterima di sisi-Nya. Innahu sami’un qoriibum mujibud da’awaat. Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ala nabiyyina Muhammad wa ala alihi wa shohbihi wa sallam. Rujukan Al Jaami’ Li Ahkamil Qur’an, Al Qurtubhi, Darul Alim Al Kutub, Riyadh Al Mamlakah Al Arobiyah As Su’udiyah At Tafsir Al Qoyyim, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, Darul Kutub Al Ilmiyyah Fathul Qodir, Asy Syaukani, Asy Syaukani Mafatihul Ghoib, Fakhruddin Ar Rozi Asy Syafi’i, Darul Kutub Al Ilmiyyah, Beirut Syarh Al Aqidah Ath Thohawiyah, Ibnu Abil Izz Ad Dimasyqi, Tahqiq Syu’aib Al Arnauth, Muassasah Ar Risalah Al Qur’an Al Azhim, Abul Fida’ Isma’il bin Umar bin Katsir Al Qurosyi Ad Dimasyqi, Dar Thoyyibah lin Nasyr wat Tawzi’ Catatan Dalam ilmu hadits, para ulama telah membagi hadits berdasarkan banyaknya jalan yang sampai kepada kita menjadi dua macam yaitu hadits mutawatir dan hadits ahad. Mutawatir secara bahasa berarti berturut-turut tatabu’. Secara istilah, hadits mutawatir adalah hadits yang diriwayatkan dari jalan yang sangat banyak sehingga mustahil untuk bersepakat dalam kedustaan karena mengingat banyak jumlahnya dan kesholihannya serta perbedaan tempat tinggal. Ada empat syarat disebut hadits mutawatir Diriwayatkan dari banyak jalan. Ada yang mengatakan sepuluh dan ada juga yang mengatakan lebih dari empat. Jumlah yang banyak ini terdapat dalam setiap thobaqot tingkatan sanad. Mustahil bersepakat untuk berdusta dilihat dari adat kebiasaan. Menyandarkan khobar berita dengan perkara indrawi seperti dengan kata sami’na’ kami mendengar, dll. Ahad secara bahasa berarti satu al wahid. Secara istilah, hadits ahad adalah hadits yang tidak memenuhi syarat mutawatir. Hadits ahad ada tiga macam yaitu hadits masyhur, aziz, dan ghorib. Pertama, hadits masyhur yaitu hadits yang diriwayatkan oleh tiga orang atau lebih namun belum mencapai derajat mutawatir. Kedua, hadits aziz adalah hadits yang diriwayatkan oleh dua orang, walaupun berada dalam satu thobaqoh tingkatan Ketiga, hadits ghorib adalah hadits yang diriwayatkan oleh satu orang rowi. Lihat Taisir Mustholahul Hadits, hal. 19-20; Muntahal Amaniy, hal. 82; Min Athyabil Minnah, hal. 8-9 Baca Juga Keutamaan Surat Al Mulk, Mencegah dari Siksa Kubur Doa Ziarah Kubur dan Faedahnya **** Disusun di rumah mertua tercinta, Panggang, Gunung Kidul, 30 Rabi’ul Akhir 1430 H Penulis Muhammad Abduh Tuasikal Artikel
Ilustrasi Siksa Kubur Orang yang Bunuh Diri. Foto agama Islam, bunuh diri merupakan tindakan terlarang dan sangat dibenci Allah SWT. Ancaman dosa orang yang bunuh diri pun tidak tanggung-tanggung, bahkan disebut lebih besar ketimbang membunuh buku Hukum Bunuh Diri & Eutanasia Dalam Syariah Islam oleh Muhammad Vandestra, hukum bunuh diri dalam Islam adalah haram. Sebab, hidup dan matinya seseorang hanya Allah SWT yang berhak Islam dilarang melakukan bunuh diri dengan cara apapun, baik dengan cara tidak makan, dengan senjata tajam, maupun loncat dari gedung tinggi yang menyebabkan hilangnya nyawa. Itu karena orang yang bunuh diri akan mendapat siksa kubur yang Siksa Kubur Orang yang Bunuh Diri. Foto Kubur Orang yang Bunuh DiriDalam buku Kajian Bunuh Diri Indonesia karya Muhammad Adam Hussein, siksa kubur orang yang bunuh diri dijelaskan berdasarkan hadits berikutعَن جُنْدُبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِيمَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ رَجُلٌ بِهِ جُرْحٌ، فَجَزِعَ، فَأَخَذَ سِكِّينًا فَحَزَّ بِهَا يَدَهُ، فَمَارَقَأَ الدَّمُ حَتَّى مَاتَ، قَالَ اللَّهُ تَعَالَى بَادَرَنِي عَبْدِي بِنَفْسِهِ، حَرَّمْتُ عَلَيْهِ الجَنَّةَArtinya “Dari Jundub bin Abdullahdia berkata, Rasulullah SAW bersabda, dahulu ada seorang laki-laki sebelum kamu yang mengalami luka, lalu dia berkeluh kesah, kemudian dia mengambil pisau, lalu dia memotong tangannya. Darah pada tangannya tidak berhenti mengalir sampai dia mati. Allah SWT berfirman, "Hamba-Ku mendahului-Ku terhadap dirinya, Aku haramkan surga baginya." HR. BukhariDalam hadits tersebut, siksa kubur yang akan didapat orang bunuh diri akan sama seperti cara mereka saat melakukan bunuh diri. Mereka juga dipastikan akan menjadi penghuni neraka. Apabila bunuh dirinya menggunakan senjata tajam, maka siksa kuburnya juga didapat dari senjata tajam. Jika bunuh dirinya melompat dari gedung tinggi, maka siksa kubur yang didapat juga akan Siksa Kubur Orang yang Bunuh Diri. Foto Orang Akan Bunuh DiriDalam buku Seluk Beluk Bunuh Diri karya Titik Keke, berikut tanda-tanda orang akan bunuh diriMerasa putus dan tidak punya semangat hidup dapat terjadi jika seseorang mengalami kenyataan yang tidak sesuai harapan. Kecewa dengan keadaan bisa membuat seseorang merasa putus asa sampai akhirnya berpikir untuk bunuh Menyalahkan diri sendiriSelalu menyalahkan diri sendiri dan merasa menjadi beban orang lain bisa menjadi tanda-tanda orang ingin bunuh diri. Jika dibiarkan dalam kondisi ini terus menerus, seseorang bisa mengalami depresi berat hingga memiliki keinginan untuk bunuh Menghabiskan sepanjang hari dengan tidurTidur sepanjang hari biasa dialami oleh orang yang tak ingin melakukan apa-apa. Amati jika ada orang di sekitarmu yang mengalami tanda-tanda tersebut, bisa jadi orang tersebut mempunyai keinginan untuk bunuh Menarik diri dan mengisolasi diriMenarik diri dan tidak ingin berinteraksi dengan orang lain merupakan tanda-tanda seseorang akan bunuh diri. Orang tersebut tenggelam dengan pikiran dan kesedihannya sendiri, sehingga tak ingin melakukan apapun.
siksa kubur yang mengerikan